Minggu, 19 Januari 2014

RE

RESERVOIR ENGINEERING

          Cadangan adalah Perkiraan jumlah minyak mentah, gas alam, gas condensate, fasa cair yang diperoleh dari gas alam, dan material lainnya (mis. sulfur), yang dianggap bernilai komersial untuk diambil dari reservoir dengan menggunakan teknologi yang ada pada suatu saat dalam keadaan ekonomi dan dengan peraturan yang berlaku pada saat yang sama.
Istilah yang sering digunakan :
   Cadangan hidrokarbon adalah volume hidrokarbon yang mengisi pori-pori batuan yang oleh suatu sebab terperangkap dan terakumulasi dalam suatu reservoir dengan bentuk dan kondisi tertentu.
   Initial hydrocarbon in place adalah jumlah hidrokarbon yang mula-mula ada di dalam reservoir.
   Recoverable reserves adalah cadangan hidrokarbon yang dapat diproduksikan ke permukaan sesuai dengan kondisi yang ada pada saat itu.
   Ultimate recovery adalah taksiran tertinggi dari jumlah hidrokarbon yang mungkin dapat diproduksikan ke permukaan sampai batas ekonomisnya.
   Recovery factor adalah perbandingan antara hidrokarbon yang diproduksikan (recoverable reserves) dengan jumlah hidrokarbon      mula-mula yang ada didalam reservoir (initial hidrokarbon in place).

Besar cadangan diperkirakan berdasarkan
   data hasil interpretasi geologi dan
   data engineering yang tersedia pada suatu waktu
          Besar cadangan dapat berubah selama masa produksi sejalan dengan
   bertambahnya data/informasi reservoir
   keadaan ekonomi yang memaksa adanya perubahan

Menghitung cadangan pada tahap sebelum produksi:
   metode volumetrik (yang bersifat deterministik)
   metode probabilistik (mis. metode simulasi Monte Carlo)
          à tidak tergantung pada data produksi.

Menghitung cadangan pada tahap setelah produksi:
   metode material balance
   metode simulasi numerik

          à makin banyak data produksi; makin baik perkiraan volume hidrokarbon
Metode yang digunakan tergantung pada ketersediaan data dan informasi reservoir yang mendukung metode tersebut
          Beberapa metode menurut SPE:
   Metode volumetrik – jika ada data geologi, data log, dan/atau data core
   Metode volumetrik-probabilistik – jika tidak ada data geologi, data log, dan data core. (mis. simulasi Monte Carlo)
   Performance analysis methods – jika ada data geologi, data log, data core, dan data produksi (mis. metode material balance, decline curve, simulasi reservoir)

Metode Perhitungan cadangan
   Metode Volumetrik
          Metode Volumetrik merupakan metode perhitungan cadangan paling sederhana. Reservoir dipandang sebagai sebuah wadah dengan geometri atau bentuk sederhana (mis. bentuk kotak, kerucut, atau lingkaran). Metode ini terutama diterapkan pada reservoir yang belum tersedia data produksi atau pada daerah yang baru ditemukan.


 
dimana :
N         : original oil in place, STB.
SVb     : jumlah volume batuan mengandung hidrokarbon, cuft.
f          : porositas batuan, fraksi.
Sw       : saturasi air mula-mula, fraksi.
Boi       : faktor volume formasi minyak mula-mula, bbl/STB.
7758    : Konstanta faktor konversi, bbl/acre-ft.



 
dimana :
G       : original gas in place, SCF
SVb   : jumlah volume batuan mengandung hidrokarbon, cuft.
f        : porositas batuan, fraksi.
Sw     : saturasi air mula-mula, fraksi.
Bgi    : faktor volume formasi gas mula-mula, cuft/SCF.
43560  : Konstanta faktor konversi, cuft/acre-ft

   Metode Decline Curve
          Perkiraan performance dengan cara decline curve adalah perkiraan yang didasarkan data kelakuan produksi dari suatu reservoir atau suatu sumur, dengan jalan ekstrapolasi trend, digambarkan oleh kelakuan produksi sebelumnya.
Dua hal yang dapat ditentukan dengan cara ini, yaitu :
   Cadangan minyak tersisa
   Umur produksi reservoir atau sumur tersebut
            Ada 3 type declina curve yang biasa dipakai, yaitu
            1.         Rate produksi vs. waktu
            2.         Rate produksi vs. kumulatif produksi
            3.         Prosen water cut vs. kumulatif produksi
          Berdasarkan loss rationya bentuk-bentuk kurva penurunan produksi diklasifikasikan dalam 3 type, yaitu :
            1.         Exponential decline curve,
            2.         Hyperbolic decline curve.
            3.         Harmonic decline curve.

   Metode Material Balance
          Metode material balance didasarkan pada kesetimbangan volume fluida ( air, minyak, dan gas ) antara volume produksi kumulatif terhadap jumlah volume pengembangan fluida didalam reservoir dengan volume air yang masuk kedalam reservoir.

Dimana :
          Np          = jumlah kumulatif produksi minyak.STB
          N            = initial oil in place,STB
          Bo           = factor volume dari minyak, bbl/STB
          Bg           = factor volume dari gas, bbl/SCF
          Bw          = factor volume dari air, bbl/STB
          Rp          = perbandingan antara produksi gas kumulatif dengan produksi minyak kumulatif,SCF/STB
          Rs          = kelarutan gas didalam minyak,SCF/STB
          Cw          = kompresibilitas air,psi-1
             Cf          = kompresibilitas batuan, psi-1
          Swc          = saturasi kritis dari air, fraksi
          We         = jumlah komulatif perembesan air, bbl
          Wp         = jumlah kumulatif produksi air,STB
          m            = Perbandingan bulk volume gas cap dengan bulk volume reservoir minyak, fraksi
          index I   = menyatakan keadaan mula – mula

   Metode Simulasi Reservoir
          Kondisi Subsurface (reservoir minyak/gas) adalah kondisi yang dinamik dan sangat tergantung pada banyak hal yang tidak mungkin dapat kita sederhanakan dengan menghilangkan faktor-faktor yang membuatnya dinamik tersebut. Estimasinya sangat dipengaruhi tidak hanya oleh ketepatan model geologinya, tetapi juga oleh sifat-sifat batuan, sifat fluida pengisinya, tekanan dan faktor-faktor lain selama fluida reservoir (minyak, gas, air) diproduksikan.
          Seiring dengan perkembangan teknologi menuntut kita untuk melangkah lebih maju dalam hal memperkirakan kondisi subsurface, sehingga mempermudah pelaksanaan pengembangan sebuah lapangan migas dengan berbagai software Simulasi reservoir seperti: Eclipse, CMG, dsb.
Pada Simulasi Reservoir yang kita lakukan adalah :
   Input data :
      Geology Data (map)
      Production Data
      Completion history
      Reservoir Data
      PVT Data
      SCAL Data
   Reservoir Simulation
      Inisialisasi
      Hystorical Match (Pressure & Production)
      Production Forecast

Tidak ada komentar:

Posting Komentar